Skip to content
Home » Berita » Karmelindo 18 - Awal yang Baik

Karmelindo 18 – Awal yang Baik

Penerbit Karmelindo telah genap memasuki usianya yang ke 18 tahun. Bertepatan dengan pesta nama Santo Titus Brandsma, Karmelindo merayakan sukacita bertambahnya usianya pada tanggal 27 Juli 2022. Di hari itu, Karmelindo juga menyematkan Santo Titus Brandsma menjadi Santo pelindung. Acara dilaksanakan terpusat di Aula SMAK St. Albertus Dempo, Malang mulai pukul 10.00 WIB – selesai.

Karmelindo 18: Awal yang Baik diharapkan menjadi awal mula yang baik pula untuk kembali bangkit menyesuaikan diri dengan situasi saat ini. Awal yang baik untuk memulai kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengajak untuk kembali berliterasi.

Acara dimulai dengan Perayaan Ekaristi yang langsung dipimpin oleh Rm. FX. Hariawan Adji, O.Carm. (Prior Provinsial Ordo Karmel Indonesia), bersama-sama dengan Rm. Salvador Villota, O.Carm, Rm. Yohanes Radik Suryawan, O. Carm., dan Rm. Vinsensius Ndua Woa, O. Carm. Perayaan Ekaristi berlangsung dengan sangat khidmat. Dalam homilinya, Rm. Hari berpesan, “Semoga mereka yang berkarya melalui Karmelindo juga mampu menghidupi semangat Santo Titus Brandsma, mau mencintai dengan cara masing-masing.”

Perayaan Ekaristi Syukur Ulang Tahun Karmelindo oleh Prior Provinsial Ordo Karmel Indonesia

Setelah Misa, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Pemotongan tumpeng berlangsung dengan sederhana dan dilanjutkan dengan santap siang bersama.

Rangkaian acara untuk umum dibuka pada pukul 14.00 WIB yang dimulai dengan Talkshow bersama dengan Rm. Salvador Villota, O.Carm. dengan didampingi Rm. Ignasius Budiono sebagai moderator. Talkshow bertajuk Kemiskinan dalam Roh. Talkshow ini diikuti oleh seratusan orang peserta yang kebanyakan biarawan dan biarawati. Sesi ini berlangsung dengan cukup interaktif, karena Rm. Budi sebagai moderator, memberikan kesempatan untuk para peserta menyampaikan pertanyaan dan sharing mereka. Pertanyaan-pertanyaan mendapat jawaban yang membuat para peserta sangat terkesan.

Rm. Salvador Villota, O.Carm. memberikan materi tentang Kemiskinan dalam Roh dan dimoderatori oleh Rm. Igansius Budiono, O.Carm.

Sesi selanjutnya adalah panggung literasi. Sesi ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin menampilkan karya-karya literasi. Beberapa penampil membawakan puisi karya Titus Brandsma, salah satunya Frater Kevin. Ia membuat nada-nada untuk puisi yang ditulis oleh Titus Brandsma ketika menjadi tahanan kamp konsentransi. Lalu Frater Amzal juga membawakan sebuah puisi karya sendiri yang terinspirasi dari kisah hidup Titus Brandsma. Selain itu, masih banyak juga penampil-penampil lain dengan karya mereka.

Sebelum sesi terakhir, ada sesi mengenal Titus Brandsma yang disampaikan oleh Br. Gerry dan Fr. Covin. Sesi ini seharusnya disampaikan oleh Rm. Hariawan, namun karena ada hal yang mendesak akhirnya Rm. Hari harus digantikan oleh Br. Gerry dan Fr. Covin. Sesi ini memperkenalkan bagaimana kehidupan seorang Titus Brandsma, profilnya, kisah hidupnya sebelum dan semasa menjadi imam dan jurnalis.

Sesi terakhir adalah Bincang Buku Psikologi Pengenalan Diri karya Rm. Paulus Teguh, O.Carm. Sesi dimulai dengan tepat waktu pada pukul 19.00 WIB dengan suasana yang lebih intim bersama dengan Rm. Teguh dan Sr. Melva sebagai moderator. Penataan kursi menjadi lebih mendekat dengan pembicara dan secara spontan sesi ini berubah menjadi workshop karena Rm. Teguh langsung mempraktekkan apa yang ada dalam bukunya. Antusiasme pada sesi tanya-jawab juga sangat tinggi dari kalangan peserta, sehingga sesi terakhir ini berlangsung dengan interaktif.

Rm. Teguh, O.Carm. berbincang buku terbarunya “Psikologi Pengenalan Diri”

Selain keempat sesi, dalam acara tersebut juga diadakan bazaar buku murah dan bazaar benda rohani dengan harga spesial dalam rangka ulang tahun Penerbit Karmelindo. Selain buku murah, juga buku-buku best seller dan rilisan terbaru dari Penerbit Karmelindo.

Keseruan acara ini nantinya akan menjadi agenda tahunan di setiap tanggal 27 Juli. Karmelindo mengawalinya dengan dengan mengambil tema Awal yang Baik sehingga diharapkan dapat menjadi awal dan pembuka yang baik untuk melakukan kegiatan serupa. Mantap Jiwo!👌

Leave a Reply

Your email address will not be published.